Info:
Google dan Mesin Pencari lainnya tidak memperbolehkan ada duplikasi konten, sehingga sebagian besar konten yang ada di site www.smartstat.wordpress dipindahkan ke situs yang baru:
www.smartstat.info
Maaf atas ketidaknyamanannya :-)
Google dan Mesin Pencari lainnya tidak memperbolehkan ada duplikasi konten, sehingga sebagian besar konten yang ada di site www.smartstat.wordpress dipindahkan ke situs yang baru:
www.smartstat.info
Maaf atas ketidaknyamanannya :-)
Tutorial Excel, SPSS, Minitab, etc
- Daftar Tutorial Microsoft Excel
- Tutorial Excel: Statistik Deskriptif
- Tutorial Excel: Korelasi dan Regresi Linier
- Tutorial Excel: Regresi Linier Sederhana
- Tutorial Excel: Regresi Linier Berganda
- Tutorial Excel: Cara mengaktifkan Add-Ins Analysis Toolpak
- Tutorial Excel: Statistik Deskriptif (Toolpak)
- Tutorial Excel: Histogram (Toolpak)
- Tutorial Excel: Korelasi (Toolpak)
- Tutorial Excel: Regresi Linier Sederhana (Toolpak)
Top Posts
Arsip
Blog Stats
- 334,955 hits
Komentar Terakhir
| Feranika dewinoviana on Ukuran Penyebaran (Measures of… | |
| dito on Ukuran Penyebaran (Measures of… | |
| Feranika dewinoviana on Ukuran Penyebaran (Measures of… | |
| candy on Daftar Isi | |
| Skala Pengukuran Var… on Skala Pengukuran Variabel | |
| nina on Distribusi Frekuensi | |
| vick's vodcability on Tutorial | |
| yugasuwarsa on Daftar Isi | |
| Permata on RANCANGAN ACAK KELOMPOK LENGKA… | |
| jack on Daftar Isi | |
| Madelina Ariani, SKM on Korelasi Pearson | |
| indah anita on Daftar Isi | |
| Banie Abdan on Download | |
| iyas nemezis on Daftar Isi | |
| shendy on About SmartStat |
saya ingin tanya,,,,,,
proses pengambilan kesimpulan dari uji rata-rata sesudah anava ini bagaimana????
saya baca dari blog dan buku, kita pilih rata-rata yang tertinggi dan itulah yang memberikan hasil yang terbaik,,,,,
bisakah anda menjelaskannya??? terima kasih
Pertanyaan yang sangat menarik…
Anava merupakan perluasan dari uji-t. Apabila kita ingin mengetahui adanya perbedaan diantara dua nilai rata-rata (dua kelompok data), kita bisa menggunakan uji-t. Namun apabila yang akan kita bandingkan itu lebih dari 2 treatment, Anava lebih tepat!
Misalnya apabila kita ingin membandingkan efektivitas dari 2 metode mengajar, Metode A dan Metode B. Hipotesis kita, apakah kedua metode tersebut tidak berbeda? Pada kasus ini, kita cukup menggunakan Uji-t.
Bagaimana kalau metode mengajarnya lebih dari 2? Misal ada Metode C dan D? Penggunaan uji-t sudah tidak tepat lagi! Pada kasus ini, Anava lebih tepat digunakan.
Hanya saja, terkadang Anava masih menyisakan pertanyaan buat kita! Apabila H0 diterima (yang berarti semua metode sama efektivitasnya) maka tidak akan muncul lagi pertanyaan berikutnya. Namun apabila H0 ditolak (yang berarti ada satu atau lebih dari ke-4 metode mengajar tersebut yang berbeda dengan yang lainnya), mungkin muncul pertanyaan selanjutnya, metode manakah yang sama, metode manakah yang berbeda, metode manakah yang terbaik? Anava tidak memberikan informasi tersebut!! Anava hanya bisa menyimpulkan bahwa terdapat metode yang berbeda, titik!!
Apabila Uji-F (Anava) signifikan, maka kita perlu melakukan pengusutan lebih lanjut untuk mengetahui perbedaan di antara ke-4 metode mengajar tersebut. Dalam hal ini, kita memerlukan uji statistik yang lain (uji lanjut LSD/BNT, Duncan, Tukey, Bonferoni, SNK, dsb).
Perlakuan/metode yang mempunyai nilai rata-rata tertinggi tidak bisa dijadikan acuan dalam menentukan perlakuan/metode yang terbaik, karena secara statistik belum tentu berbeda dengan nilai rata-rata yang lebih rendah. Kita bisa mengatakan rata-rata tertinggi itu lebih baik apabila memang secara statistik (dengan uji lanjut tadi) memang berbeda! Namun apabila tidak berbeda secara statistik, kita tidak bisa mengatakan perlakuan tersebut yang terbaik, meski nilainya paling tinggi!
lalu setelah kita uji misalnya dengan uji tukey,,, apa kesimpulan yang bisa diperoleh???
saya tahu bila ada rata-rata yang diberikan huruf yang dobel atau lebih berarti tidak berbeda secara nyata,,
nah, apabila ada 2 buah nilai rata-rata yang hanya diberikan 1 huruf saja berarti dua perlakuan tersebut berbeda secara nyata. jadi bagaimana keputusan akhir yang harus diambil??
Setelah melakukan pengujian lanjut, kita bisa menyimpulkan, perlakuan mana yang sama dan mana yang berbeda. Nilai rata-rata yang mendapatkan huruf yang sama, tidak berbeda nyata secara statistik.
Contoh:
Treat Rataan
t1 : 13.26 a
t2 : 14.64 a
t3 : 18.70 ab
t4 : 19.92 ab
t5 : 23.98 bc
t6 : 28.82 c
t1 sd t4 tidak berbeda nyata, karena mendapatkan huruf yang sama, yaitu “a”
t1/t2 berbeda dengan t5/t6 karena tidak ada huruf yang sama
t3, t4, t5 tidak berbeda nyata, karena mendapatkan huruf yang sama, yaitu “b”
t5 = t6, karena terdapat huruf yang sama, “c”
Mana yang terbaik?? Tergantung kriteria. Apabila nilai yang lebih tinggi itu yang terbaik, maka kita bisa memilih t5 atau t6. Namun apabila perbedaan biaya yang harus dikeluarkan (input) antara t5 dengan t6 cukup tinggi di banding dengan perbedaan nilai outputnya, saya sarankan t5 yang di ambil, karena secara statistik t5 dan t6 tidak berbeda nyata.
Salam hormat..
Sy ingin mengetahui lebih dalam perbedaan uji lanjut Tukey, duncan, dan LSD. Krn saat saya mencoba menganalisa satu percobaan yang sama dengan 3 uji lanjut tersebut, hasilnya berbeda. Contohnya: faktor A pada anova dikatakan berbeda nyata, uji Tukey mengatakan tidak ada yang berbeda, duncan mengatakan ada beberapa yang berbeda, dan LSD mengatakan banyak pasang yang berbeda.. Bagaimana kita menentukan pemilihan uji lanjut yang tepat jika anova yang dibuat sudah sesuai prosedur (memenuhi semua asumsi).
Terimakasih sebelumnya.
-dy36-
Perbandingan Tidak Terencana
Perbandingan berpasangan:
Perbandingan kompleks:
Perbandingan Terencana..
Jika menggunakan Kontras Ortogonal, tentukan perbandingan rata-rata pada taraf nyata 0.05, namun apabila tidak orthogonal, Bonferroni adjustment bisa digunakan untuk menentukan taraf nyata (alpha) untuk setiap perbandingan.
Tidak direkomendasikan
Duncan’s Multiple Range tes merupakan uji bertahap yang sangat populer dan banyak digunakan. Uji bertahap ini didasarkan pada statistik q untuk membandingkan semua pasangan perlakuan. Namun, demikian, uji ini tidak mengontrol nilai experimentwise error (jenis kesalahan Tipe I pada taraf yang diketahui) sehingga tidak direkomendasikan untuk perbandingan berpasangan yang tidak direncanakan. Hal yang sama, berlaku juga untuk uji SNK. Kedua uji tersebut, Duncan dan SNK sebaiknya dihindari karena dapat mengakibatkan kesimpulan yang bertentangan. (George Cassela, Statistical Design, hal 87; Gerry P.Quinn and Michael J.Keough; hal 199)
Reff:
Barry H. Cohen, R. Brooke Lea. 2004. Essentials of statistics for the social and behavioral science
G. Cassela. 2008. Statistical Design, hal 87;
G. Quinn & M. Keough. 2002. Experimental Design and Data Analysis for Biologists; hal 199
Julian J. Faraway. 2002. Practical Regression and Anova using R
Saya sedang meneliti 40 varietas kedelai di 2 lokasi, 2 musim, dengan rancangan RAK, 3 ulangan. Rencana 2 lokasi 2 musim tsb saya jadikan 4 lingkungan (lokasi A musim 1, Lokasi B musim 1 dan lokasi A musim 2, lokasi B musim 2). Untuk membandingkan berbagai karakter, saya berencana akan menggunakan uji lanjut tukey. BAgaimana menurut anda?
Hemm.., bagaimana ya? Kompleks juga rancangannya…
Coba pelajari Buku GOMEZ mengenai Rancangan Penelitian pada berbagai musim dan lokasi.
Apabila di bahas di sini, mungkin panjang juga ceritanya.., he2.. Insya4JJl klo ada waktu, akan saya bahas dalam topik tersendiri.
Mengapa demikian?? Karena perhitungan untuk nilai F-hitungnya tergantung pada model yang digunakan, apakah pengaruh dari suatu variabel bersifat Tetap (Fixed) atau Acak (Random).
Pengaruh Musim dan lokasi bisa di anggap Fixed atau Random…, biasanya Musim bersifat Random dan Lokasi Fixed (namun bisa juga kombinasinya berbeda). Hal tersebut akan berpengaruh terhadap nilai perhitungan F-hitung, karena nilai pembagi untuk F-hitung tergantung pada asumsi model yang digunakan.
Contoh Sidik Ragam untuk kasus di atas apabila Pengaruh dari Musim dan Lokasi bersifat Fixed…
__________________________
Sumber Ragam
__________________________
Lokasi
Kelompok (Lokasi) -> (Galat 1: kelompok tersarang dalam lokasi, nested)
Musim
Musim x Lokasi
Error Musim (Galat 2)
Varietas
Varietas x Lokasi
Varietas x Musim
Varietas x Lokasi x Musim
Residual (Galat 3)
_________________________________
Total
_________________________________
Mirip dengan rancangan Split-Split Plot bukan?? Tepatnya RAL Split-split Plot, bukan model RAK Split-split Plot….
Lokasi sebagai petak utama
Musim sebagai anak petak
Varietas sebagai anak-anak petak
Dengan demikian, Analisis Anova-nya bisa dianalogkan dengan Perhitungan RAL Split-Split Plot…
Askum mas.. ^_^,, mas aku mw minta tolong dong dipostingin tentang hochberg… pentink banget niiih… pliiiiis
tanya dong,,sbenarnya bedanya LSD sama tukey HSD apa?
kok ada yg blg kalo LSD itu untuk yang jumlah data kurang dari 60, sedangkan HSD untuk data yang lebih dari 60..benar tidak?
makasiih
Maaf..bru smpt dibls
Bedanya:
Coba lihat materi:
http://smartstat.files.wordpress.com/2009/12/3-mean-comparisons.pdf
Assalamualaikum,
Mas mau nanya kalau percobaan dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan tanpa ada kontrol, kalau nanti hasilnya beda nyata bisa dilanjut dengan uji duncan tidak ?
terima kasih atas jawabannya.
Percobaan 3 perlakuan dan 3 ulangan, jadi totalnya ada 9 perlakuan ya.
Menurut saya terlalu riskan bahkan untuk RAK tidak memenuhi persyaratannya, derajat bebas galatnya sangat kecil.
Kalau RAL: db Galat t(r-1) = 3(3-1) = 6
Kalau RAK: db Galat (r-1)(t-1) = 2×2=4 (db Galat tidak cukup)
Menurut Gomez, db Galat >= 6.
Terlalu riskan di db Galatnya. Kalau bisa, tambah lagi perlakuannya atau apabila perlakuannya tidak mungkin di tambah, maka jalan satu-satunya perbanyak ulangannya, misal ulangannya paling tidak 4 atau lebih.
Uji Lanjut LSD atau Duncan hanya boleh dilakukan apabila Uji F Signifikan.
Jadi.., apabila Uji F untuk pengaruh perlakuan (Anova) signifikan, boleh dilanjutkan dengan Duncan/LSD, jika tidak.., tidak boleh dilanjutkan.
Kebetulan di atas hanya 3 perlakuan yg akan dibandingkan, jadi blh menggunakan LSD atau Duncan. Jika lebih dari 3.., Duncan boleh digunakan, tp para statistikawan lebih senang menggunakan uji Tukey HSD.
oh ya Terima kasih Kang, menurut pembimbing juga harus di tambah ulangannya..hehe..
saya mau nanya, saya sdg melakukan penelitian dgn 6 perlakuan dan 3 kali replikasi dengan uji anova
Yang ingin saya tanyakan bila hsl anova signifikan, uji apa yg hrus saya gunakan, pada penelitian ini saya pikir pakai DMRT tapi tidak tahu alasan kenapa memakai uji itu . . terima kasih
jawabanx pasti sangat membantu saya
DMRT memang didesain untuk membandingkan rata-rata perlakuan yang lebih dari 3 perlakuan, dengan catatan, Uji Anova signifikan.
Namun demikian, beberapa author dan para satistikawan lebih merekomendasikan uji Tukey. Untuk penjelasannya rizqa bisa membaca komentar sebelumnya, http://smartstat.wordpress.com/2009/10/29/uji-tukey-hsd-beda-nyata-jujur/#comment-64
Ehhm, saya masih blum mengerti dengan perbandingan terencana dan tdk terencana, apa mksudnya kalau terencana itu taraf nyata (alfanya) sudah ditentukan sebelumnya misalnya 0,05?
terima kasih
Perbandingan terencana: perbandingan untuk nilai rata-rata perlakuan sudah dirancang sebelum kita mendapatkan data hasil penelitian, misalnya kontras ortogonal atau dunnet. Misal pada Uji Dunnet, sebelum kita mendapatkan data, kita sudah merencakan bahwa semua perlakuan hanya dibandingkan dengan kontrol.
Contoh Kontras:
Ada 4 perlakuan:
1. Control
2. HCl*)
3. Propionic **)
4. Butyric **)
Keterangan:
*)= asam anorganik
**) = asam organik
Untuk percobaan tersebut, peneliti mungkin mempunyai beberapa pertanyaan yang sudah
dirancang untuk menjawab:
1. Apakah perlakuan asam menurunkan pertumbuhan benih?
2. Apakah asam organik berbeda dibandingkan dengan asam anorganik?
3. Apakah terdapat perbedaan pengaruh diantara kedua asam organik?
Perbandingan/kontras yang direncanakan berdasarkan pertanyaaan di atas:
1. Control vs. acid => control vs [HCL+Propionic+Butyric]
2. Inorganic vs. organic => HCL vs [Propionic+Butyric]
3. Antara organics => Propionic vs Butyric
Sedangkan apabila tidak direncanakan, semua kemungkinan pasangan akan di uji…
Control vs HCL
Control vs Propionic
Control vs Butyric
…dst
sampai Propionic vs Butyric
mas, yg uji tuckey kok ga bsa di donlot???? perlu bgt buat tugas..
nda bisa download di link ini:
http://smartstat.info/download/viewcategory/8-buku-rancangan-percobaan
adakah yang lain ttg uji tuckey??,
Mksdnya gimana nda? apakah prosesur uji tukey yang lain? ataukah uji tujey untuk rancangan lainnya? maaf, saya msh kurang paham mksd pertanyaannya..
judul penelitian saya pengaruh salinitas terhadap konsumsi oksigen udang vaname berbagai ukuran. salinitas yg saya pakai ada 4 jenis yaitu 10, 15, 25 dan 29 sedangkan ukuran udang yang saya pakai ada 3 yaitu ukuran kecil sedang dan berat. Yang saya tanyakan uji apa yang harus saya pakai dan bagaimana caranya?
terima kasih
assl. pak, saya mau bertanya tentang uji lanjut pada MANOVA Dua Arah,,,, caranya bagaimana yah? Mungkin bapak bisa membuatkan artikel tentang MANOVA Dua Arah (Dengan Interaksi dan Tanpa Interaksi)…
terima kasih…
saya mau tanya…penelitian saya menggunakan 5 perlakuan dengan 6 kali ulangan…uji apa yg sebaiknya saya pakai, duncan atau tukey???alasannya??
Saya sarankan gunakan Uji Tukey.
Alasannya? Marsha bisa lihat pada comment berikut: http://smartstat.wordpress.com/2009/10/29/uji-tukey-hsd-beda-nyata-jujur/#comment-64
saya mau tanya, penelitian saya menggunakan 4 perlakuan (1 perlakuan sbg kontrol) dan 6 ulangan,, uji apa yg sbaiknya saya pakai?? saya menggunakan uji LSD, benar ato salah?? lalu gmn dg uji dunnet?? trimakasih
Apabila hanya membandingkan dengan kontrol, LSD bisa digunakan demikian juga untuk Dunnet! Dunnet dirancang khusus untuk kasus seperti itu, perbandingan perlakuan dengan kontrol!
mas, klo sy mw jadiin referensi artikelnya mas, ntar redaksix sy mw tulis kya gmna?
……..(Ade S., 2011).
(namax mas ade setiawan kan?)
truz di dapusnya gmna?
Hemm, ikuti saja aturan yang ada di fakultas/universitas Lyla, bagaimana cara mengutip referensi dari internet/online.
Tahun? Artikel dipublikasikan di internet, 2009.
xxxx. 2009. Judul Artikel. Link URL/Alamat Url Artikel. Di akses tanggal …
soalnya sy liat ne artikel karyax mas sndiri berdasarkan referensi yang mas tampilkn,,
saya mau nanya, judul penelitian pengaruh penambahan keong sebagai pakan lele. perlakuan ada 5:
1. 100% pelet
2. 25% pelet + 75 % keong
3. 50% pelet+50%keong
4.75%pelet +25% keong
5. 100% pelet
saya mau melihat perlakuan mana yg paling baik untuk pertumbuhan lele.yang saya mau tanyakan benar ga klo uji statistik pke anova satu arah dan uji lanjutanya pke tunkey? masih bingung knp pkenya itu?…. makasih banyak….
mas,,saya mau tanya,saya kan melakukan penelitian potensi daya hambat larutan serbuk cacing pada bakteri garm + dan – dengan masing-masing dilakukan 4 perlakuan (4 konsentrasi dari tiap bakteri) dan setiap perlakuan saya lakukan 3 kali pengulangan, hasilnya saya analisis menggunakan anova dan ternyata berbeda signifikan setelah itu uji lanjut apa ya yang sekiranya tepat, kemudian saya mau tanya bedanya uji lanjut HSD dengan regresi, pada saat kapan kita bisa menggunakan LSD dan regesi linear??
tolong penjelasannya mas…
Trimakasih mas,,
mas bisa jelasin keunggulan n kekurangan dri masing2 uji ini “LSD, Duncan, Tukey dan Bonferroni”… trus perbedaan dari one way anova n anova 2 arah?? maksih sebelumnya,,
kapan kita menggunakan uji lanjut LSD dan kapan kita menggunakan uji lanjut Tukey HSD mas?? makasii
mas saya mau tanya, kalau saya pakai analisis anava dua jalan, dan ternyata Ho nya ditolak, berarti terdapat perbedaan rata-rata dari variabel yang saya uji. naaa, disini saya harus pakai uji lanjut yang mana? sebagai info, saya meneliti 3 variabel yang dikenai 2 perlakuan, sebagai contoh, saya akan meneliti 3 gaya belajar, yaitu visuali, auditori dan kinestetik, dari ketiga gaya belajar itu dikenai model pembelajaran SAVI dan ekspositori.
pada uji Tukey , penerapannya menggunakan data percobaan Red Clover
yang bagaimana itu ?
mohon dijelaskan
terimakasih