Smart Statistik

Seputar Satistik dan Perancangan Percobaan

Perbandingan rata-rata

Perbandingan rata-rata

  • Perbandingan terencana (Planned comparison)
    • Telah direncanakan sebelum data (hasil percobaan) diperoleh
      • Linear Contrasts (Complex Comparisons)
      • Scheffé’s Test
      • Bonferroni
      • Perbandingan dengan kontrol :
        • Dunnet
  • Perbandingan tidak terencana (Unplanned comparison) – Post-Hoc test
    • Perbandingan berpasangan (Pair-wise comparisons) atau Perbandingan berganda (Multiple Comparisons):
      • LSD/BNT (tidak disarankan)
      • Tukey HSD (disarankan)
      • Scheffé
      • Bonferroni
      • Sidak
      • Gabriel
      • Hochberg
    • Multistage test (Multiple Range Test) : Perbandingan bertahap dari semua kombinasi pasangan rata-rata yang ditentukan setelah hasil percobaan diperoleh (Post-Hoc Comparison)
      • SNK (Student Newman Keul)
      • Duncan
      • Tukey HSD
      • Tukey B
      • Scheffé
      • Gabriel
      • REGWQ (Ryan, Einot, Gabriel and Welsh. Q = the studentized range statistic) disarankan apabila software pendukung tersedia)

Iklan

9 responses to “Perbandingan rata-rata

  1. ade Desember 19, 2009 pukul 5:09 pm

    uji scott-knott gak dicantumin tu mas…hehehe
    ternyata uji rata-rata itu ada banyak, aku kirain cuma yang ada di kuliah ku aja.

  2. ade Desember 27, 2009 pukul 9:49 am

    mas, kok uji LSD/BNT itu tidak disarankan kenapa ya mas?
    padahal waktu aku kuliah rancob, uji tersebut di pake.
    thanks mas.

    • smartstat Desember 28, 2009 pukul 2:14 pm
      Hal ini berhubungan dengan kesalahan type I. Jika kita menolak hipotesa (H0 ditolak), sedangkan hipotesa benar dikatakan kita melakukan kesalahan type I, sebaliknya jika kita menerima hipotesa (H0 diterima) sedangkan hipotesa salah, dikatakan kita melakukan kesalahan type II.
      Peluang membuat kesalahan Tipe I dikenal dengan taraf signifikan atau taraf nyata dan biasanya disimbolkan dengan alpha (a).
      Setiap perbandingan berpasangan pada taraf nyata tertentu (misalnya a = 5%) akan menghasilkan kesalahan tipe I
      Misalnya: a = 0.05 sering pula disebut taraf nyata 5% yang berarti kira-kira 5 dari 100 kesimpulan bahwa kita akan menolak hipotesis yang seharusnya diterima.
      Apabila kita membandingkan 20 perlakuan pada taraf nyata 0.05, dimana semua hipotesis nol sebenarnya nyata: 0.95^20 = 0.3585 dan Kesalahan tipe I = 1-0.3585 = 0.6415 (64%, bukan 5%)
      Secara umum, peluang membuat kesalahan tipe I pada j perbandingan adalah:
      aEW = (1 – (1– aPC)j
      Misalkan Peluang untuk membuat Kesalahan Tipe I dalam melakukan 3 perbandingan perlakuan pada taraf nyata: aPC = 0.05 adalah (1-(1-0.05)^3 = 0.1426 atau (14.26%) dan bukan 5 % lagi!!
      Dengan demikian, Uji LSD tidak disarankan untuk membandingkan rata-rata perlakuan apabila banyaknya rata-rata yang akan dibandingkan lebih dari 3 perlakuan (j = 3). Namun apabila banyaknya 2 atau 3, LSD lebih sensitif dibanding uji lainnya. Apabila banyaknya perlakuan lebih dari 3, gunakan uji Tukey HSD (BNJ) atau pembanding berganda seperti REGWQ, SNK, Duncan dsb..
      • ade Desember 29, 2009 pukul 9:44 am

        yap, yap, yap, begitu rupanya ya mas.
        pantes dosen ku bilang LSD lebih sensitif dan aku tahu alasannya baru dari mas. hehehe…
        thank mas…:D

  3. nurul Mei 31, 2010 pukul 10:07 am

    mas… pengen tau banyak tentang uji gabriel dong.. minta tolong nih… cz susah nyari referensinya..

  4. heru supratikno Juni 11, 2011 pukul 12:20 pm

    thank you/…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s