Smart Statistik

Seputar Satistik dan Perancangan Percobaan

Tutorial SPSS – Rancangan Acak Lengkap (RAL)

Anda bisa mengakses Tutorial SPSS terbaru di site:
http://www.smartstat.info/blog/tutorial/spss

atau via facebook :
http://www.facebook.com/smartstat.tutorial)


Contoh kasus 1 :Rancangan Acak Lengkap dengan Ulangan Sama

Berikut ini adalah hasil pengujian estrogen beberapa larutan yang telah mengalami penanganan tertentu. Berat uterin tikus dipakai sebagai ukuran keaktifan estrogen. Berat uterin dalam miligram dari empat tikus untuk setiap kontrol dan enam larutan yang berbeda dicantumkan dalam tabel berikut:

Tabel Data Berat Uterin (mg)

                           Perlakuan
____________________________________________________________________
     kontrol	P1	P2	P3	P4	P5	P6
--------------------------------------------------------------------
        89.8	 84.4	64.4	75.2	88.4	56.4	65.6
        93.8	116.0	79.8	62.4	90.2	83.2	79.4
        88.4	 84.0	88.0	62.4	73.2	90.4	65.6
       112.6	 68.6	69.4	73.8	87.8	85.6	70.2
---------------------------------------------------------------------
Total  384.6	353.0	301.6	273.8	339.6	315.6	280.8	2249
	Y1.	Y2.	Y3.	Y4.	Y5.	Y6.	Y7.	Y..
---------------------------------------------------------------------

Tutorial RAL dalam format Pdf bisa Anda buka/download pada link di bawah.  Anda harus menggunakan Adobe Reader Versi 9 atau lebih untuk membuka objek SWF yang terdapat pada file tersebut.


Tutorial SPSS – Rancangan Acak Lengkap (RAL) Format Flash (1 MB)



Tutorial Format Pdf:

About these ads

8 responses to “Tutorial SPSS – Rancangan Acak Lengkap (RAL)

  1. nana Mei 5, 2010 pukul 9:15 am

    pak tanya,
    1. bagaimana caranya mengeluarkan nilai BNT/LSD yang dibuat acuan di output spss soalnya kan yang biasanya ada di output spss langsung tabel hasil perbandingannya aja.
    2. kalau saya melakukat riset dengan RAL faktorial dengan 2 faktor yang masing faktor mempunyai 3 level perlakuan, saya ingin melakukan uji LSD interaksi antar kedua faktor tersebut (dengan asumsi hasil uji anava untuk interaksi keduanya signifikan) dengan menggunakan program spss itu bagaimana caranya? yang saya tahu hasil output spss hanya dapat membandingkan interaksi di masing2 faktor tersebut saja (output Post hoc test nya hanya bisa membandingkan di tiap faktor saja)… itu ketika saya coba analisa dengan univariate tanpa modifikasi. kira2 bisa tidak pak jika kedua faktor tersebut dibandingkan di post hoc test (LSD)? apa harus pakai syntax untuk mengujinya? soalnya selama ini saya tidak terlalu paham jika memakai syntax untuk spss.
    terima kasih

    • smartstat Mei 5, 2010 pukul 5:57 pm

      Hemm.., sebelumnya mohon maaf apabila jawabannya tidak sesuai dengan harapan Nana..

      1. Menampilkan output PostHoc LSD dalam bentuk Homogenous Subset di SPSS tidak bisa. Untuk Uji Lanjut yang bisa menghitung selang kepercayaan (seperti LSD, Scheffe, Tukey, dst), Outputnya ditampilkan SPSS dalam bentuk Multiple Comparisons plus selang kepercayaannya. Saya juga heran, kenapa LSD tidak bisa, sementara Uji Tukey bisa dikeluarkan dalam dua bentuk: Multiple Comparisons dan Homogenous Subsetnya. Ada software lain yang bisa mengeluarkan Output dalam bentuk Homogenous Subset, seperti SAS atau Statistica.
      2. Software Statistica selain bisa menampilkan output uji lanjut untuk pengaruh mandiri, juga bisa menampilkan output untuk pengaruh interaksinya. Apabila kita ingin mengeluarkan Uji Lanjut untuk pengaruh interaksi di SPSS, ada beberapa Syntaks yang harus kita tambahkan. Contoh: Apabila Interaksi A*B signifikan, di kotak Posthoc interaksi tersebut tidak dimunculkan (heran kan?? kenapa SPSS tidak bisa membuat algoritma-nya!? heu..). Untungnya, di Tombol “Options…”, ada opsi untuk menampilkan Tabel “Estimated Marginal Means“! Perhatikan, pada kotak tersebut terdapat interaksi untuk faktor A*B! Pilih Interaksi A*B tersebut dan pindahkan ke Kotak “Display Means for“. Selanjutnyaa Tekan OK untuk menjalankan analisisnya.

        Perhatikan Syntaks SPSS pada bagian atas Output. Mungkin hasilnya seperti ini (Design = RAL Faktorial):
        UNIANOVA pH_H20 BY A B
        /METHOD=SSTYPE(3)
        /INTERCEPT=INCLUDE
        /POSTHOC=A B(LSD)
        /EMMEANS=TABLES(A*B)
        /CRITERIA=ALPHA(.05)
        /DESIGN=A B A*B.

        Edit syntaks tersebut (caranya, klik ganda pada kotak teks tersebut)
        – Copy /EMMEANS=TABLES(A*B)
        – Tempatkan (paste) tepat pada baris bawahnya (ada di antara /EMMEANS… dan /CRITERIA, pisahkan dengan menekan tombol enter)
        – Sekarang ada dua baris Syntaks yang sama persis, yaitu: /EMMEANS=TABLES(A*B)
        – Tambahkan kode Berikut: Compare (A) adj (LSD)
        (untuk membandingkan Dua rata-rata A pada taraf B yang sama), dan
        – tambahkan pula kode berikut untuk baris selanjutnya: Compare (B) adj (LSD)
        (untuk membandingkan dua rata-rata B pada tarad A yang sama)

        Syntaks setelah di modifikasi:
        UNIANOVA pH_H20 BY A B
        /METHOD=SSTYPE(3)
        /INTERCEPT=INCLUDE
        /POSTHOC=A B(LSD)
        /EMMEANS=TABLES(A*B) Compare (A) adj (LSD)
        /EMMEANS=TABLES(A*B) Compare (B) adj (LSD)

        /CRITERIA=ALPHA(.05)
        /DESIGN=A B A*B.

      • nana Mei 6, 2010 pukul 10:41 pm

        suwun pak sudah dijawab, iya kemarin sempat coba2 juga n mentok di emmeans :( , susahnya karena dosen saya agak kolot n minta ada langsung tampilan homogenous subsetnya biar bisa dibaca langsung , klo gak suruh ganti pake metode penghitungan manual aja (excel) fuihh,. btw program SAS atau statistica itu yang seperti apa pak? na gak pernah denger ttg itu, lebih susah tidak pengoperasiannya dibanding spss? suwun pak, maaf merepotkan

      • smartstat Mei 6, 2010 pukul 11:33 pm

        SAS dan Statistica seperti apa ya? bulat, kotak, oval, atau?? he2…, mirip dengan software pengolah data lainnya. Menurut saya, lebih mudah mengoperasikan Statistica dibandingkan dengan SPSS. User yang baru mengenal Statistica mungkin perlu adaptasi terlebih dulu, karena ada sedikit perbedaan dalam layout, tampilan menu, kotak dialog, dan output analisisnya, Namun pada prinsipnya hampir sama. Coba berkunjung ke statsoft.
        Perlu pengolahan data segera?? Gini aja, send file data (file excel atau SPSS) yang akan dianalisis ke e-mail: smartstat@yahoo.com. Subjek: Analisis Data (Promosi, mumpung masih gratis, he2..)

  2. nana Mei 8, 2010 pukul 5:30 am

    hmm bol jul tuh tawarannya, dah tak attach pak ke emailnya……langsung ke TKP dah hehe. Suwun pak ^_^

  3. Aliyu Indrasari Pertiwi September 23, 2012 pukul 4:22 pm

    pak mau nanya kalo data yang harus ditransformasi atau tidak,dilihat darimana?

  4. nona Juni 27, 2013 pukul 9:07 pm

    pak mau tanya, kalau ral itu jika dengan sas apakah harus model y=perlakuan r(perlakuan) atau model y=perlakuan saja? karena saya pernah menggunakan yg dalam kurung. memang bisa tersarang seperti itu dalam RAL?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 191 pengikut lainnya.